• 2

    Jan

    Resensi Pesawat Habibie-Sayap Sayap Mimpi Indonesia

    Judul : Pesawat Habibie-Sayap Sayap Mimpi Indonesia Penulis : Arimbi Bimoseno Penerbit : Kata Media Tahun terbit : 2014 Wah, betapa hebatnya sosok Habibie. Beliau adalah pakar teknokrat, negarawan sejati, suami dan ayah yang disayangi, dan memiliki ketaatan pada Tuhannya. Kuliah di Jerman, sukses disana, tetapi tetap kembali ke Indonesia. Rasa cintanya pada tanah air yang membawanya kembali. Dengan bakat intelektualnya beliau berharap dapat membangun nusantara. Sejak kecil Habibie gemar membaca. Beliau bercita-cita menjadi insiyur. Mimpi akan menjadi kenyataan jika diperjuangkan terus-menerus, bersungguh-sungguh, dan kons...
    Read More
  • 2

    Jan

    Saatnya Revolusi Januari

    Kuliah, siapa bilang kuliah itu gampang. Menyenangkan memang, bagi yang bisa menikmati. Kuliah itu gak seindah dan sebebas yang ada di sinetron, Kawan. Tugas ini dan itu menjadi makanan sehari-hari. Ya kita harus mengerjakannya. Lelah dan bosan mungkin ya. Tapi menyerah? Jangan sampai. Suatu saat saya pernah ditanya dosen. Saya mahasiswa Fakultas Pertanian Jurusan Agroekoteknologi. “Apa sih tujuan kalian kuliah?” Satu kelas diam. Tanpa suara. “Jangan-jangan kalian hanya mengikuti arus. Yang penting kuliah?” Masih diam. Bukan karena tidak menghiraukan. Jujur, kami memang bingung mau menjawab apa. B...
    Read More
  • 23

    Nov

    Saatnya Generasi Terdidik Mendidik

    Mahasiswa merupaka agent of change (agen perubahan). Kontribusi mahasiswa diperlukan untuk menyelesaikan masalah maupun tantangan yang dihadapi di lingkungannya. Bukan saatnya lagi mahasiswa apatis. Mahasiswa adalah pemuda. Pemuda adalah tulang punggung bangsa. Saatnya mahasiswa sebagai generasi terdidik peduli terhadap pendidikan Indonesia. Pendidikan merupakan aset penting bagi kemajuan bangsa. Indonesia telah mencangangkan program wajib belajar sembilan tahun. Apakah progra...
    Read More
  • 18

    Nov

    Naluri Bisa Tumbuh dari Panggilan Sehari-hari

    Jika berbicara terntang naluri maka aspek terkait adalah sikap. Tentang bagaimana cara seseorang memandang sesuatu dan menyikapinya. lantas, apakah naluri dapat muncul dari panggilan sehari-hari? Bisa jadi yang itu yang saya alami. Seminggu sekali saya memberi materi ke adik tingkat mengenai Dasar Ilmu Tanah. dalam forum tersebut saya memanggil mereka adik. mereka memanggil saya kakak. Pertama bertemu memang biasa saja. Panggilan tersebut seakan hanya panggilan biasa. Lambat laun setelah beberapa pertemuan, baru terasa efeknya. Panggilan kakak-adik seakan mempunyai nyawa tersendiri. Ketika saya memanggil mereka, saya merasa mereka adalah adik saya sesungguhnya, meskipun sebenarnya hanya dalam forum pembelajaran. Saya merasa mempunyai adik. Satu kelompok tersebut bagi saya adik saya. Sebag
    Read More
  • 12

    Nov

    Tuhan Tidak Menghalangi, Hanya Menguji Tekad Diri

    Mendengar kata pertanian pasti yang terlintas adalah menanam dan mencangkul. Memang benar. Dua kegiatan tersebut memang ada dalam pertanian. Namun berbeda ketika kita sandingkan antara petani dan mahasiswa pertanian. Petani adalah subjek yang melakukan kegiatan di lahan. Mahasiswa pertanian? Di lahan juga. Menanam, memupuk, menyiangi, dan terkadang mencangkul juga. Tidak ada yang salah. Dulu ketika saya menjadi mahasiswa baru Fakulas Pertanian sempat terlintas, “ Mau jadi apa saya?” Cuma menanam dan mencangkul? Gampang lah semua orang juga bisa. Eits, jangan berhenti dulu. Ada mutiara te...
    Read More
  • 11

    Oct

    Surat Kecilku pada Alam

    Anganku memang setinggi batas langit Seperti awan yang menerbangkan mimpi-mimpi Inginku bermiliar kalilipat untuk menggapainya Sungguh kuat ku akan berusaha Tangis, gagal, dan coba lagi? Elegi dan euphoria? Nampak di mataku sebagai penghias usaha Perih karena remehan orang sudah biasa Ragu yang kadang membelenggu pun bukan problema Air mata kegagalan bukan lagi hal baru Karena aku telah punya tekad nyata Tancapkan keyakinan sekuat-kuatnya Ikatkan semangat di dalam jiwa Kuatkan hati bukan hanya ambisi Untukmu yang telah menjadi inspirasi Mimpiku, tunggulah… kau segera kugapai
    Read More
  • 11

    Oct

    Negarawan Muda

    Terkadang aku bingung pada pikiranku Entah apa yang ada pada benakku Hanya bertanya dan terus bertanya Tanpa ada inisiatif mencapainya Dia kira hidup hanya permainan? Hanya urusan menang, kalah, dan keberuntungan? Dia kira terus merenung tanpa bertindak dapat menyelesaikan masalah? Dia kira dunia handphone layar sentuh? Yang cukup klik urusan bisa dikendalikan? Atau dia kira masalah serupa debu? Cukup tiup selesai dan hilanglah problema Bukan!!!!! Penyelesaian membutuhkan tindakan Jiwa-jiwa dengan semangat membara dicari Tangan-tangan cekatan diperlukan Raga yang siap bergerak diburu Kemanakah kalian wahai negarawan? Negerimu terus menunggu Tanahnya merindukan hentak kakimu Langitnya rindu tingginya targetmu Anginnya rindu gelora teriakan semangatmu kami mencarimu Dimana engkau negarawan?
    Read More
  • 5

    Sep

    Self Concept and Road to Success ( Mewujudkan Mimpi dan Harapan)

    MALANG-Belajar adalah kebutuhan. Pendidikan adalah investasi. Eksistensi orang terpelajar akan diakui karena matangnya ilmu yang dimiliki. Siapa bilang kuliah percuma? Salah besar. Kuliah itu menabung ilmu. Pengetahuan dan wawasan digunakan sebagai sarana mewujudkan cita-cita di masa depan.   Siang ini, pukul 01.00 dalam rangkaian Orens (Orientasi Etos Nasional) panitia mengundang Ilhamuddin, S.Psi, M.A. untuk mengisi motivasi. Beliau adalah dosen FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) UB (Universitas Brawijaya). Dalam materinya beliau sedikit mepaparkan cerita tentang perjalanan hidupnya.    Dulu ketika istri saya akan daftar S3, padahal waktu itu ekonomi keluarga masih pas-pasan. Umumnya kuliah butuh biaya yang tinggi. Dengan berbagai pertimbangan istri sempat berf
    Read More
  • 5

    Sep

    Belajar Syukur

    Banyak orang kurang puas dengan apa yang mereka dapatkan. Sudah dapat ini minta itu. Sudah dapat itu minta yang disana. Sudah dapat yang disana minta yang disitu. Memang karena keinginan manusia tidak terbatas. Namun, keinginan yang banyak hendaknya juga diimbangi dengan rasa syukur. Kalau kita terus merasa kurang, berarti kita kurang bersyukur. Seseorang bisa kuliah di salah satu Fakultas. Awalnya, yang penting kuliah. Setelah masuk, ada saja alasan yang membuat kita malas. Tugas banyak, laporan menumpuk, besok presentasi, deadline, dan sejenisnya. Ya memang begitulah mahasiswa yang sebenarnya. Kalau mau menjauh dari rutinitas tersebut, yang gak usah kuliah sekalian. Berbicara tentang Fakultas Pertanian, saya ingat benar ketika POSTER (orientasi mahasiswa baru Fakultas Pertanian) bulan S
    Read More
  • 29

    Jul

    Ya Tuhan, Semangatku Menghilang

    Hari rasanya terlewati begitu saja.Tanpa arti dan esensi. Pagi, siang, sore, malam, dan pagi lagi. Begitu seterusnya. Aku mulai bosan, pada diriku sendiri dan lingkunganku. Bagaimana tidak? Duniaku hanya seluas (2×3)m, itu luas kamarku.  Yaaaah.. Liburan yang harusnya menyenangkan. Waktu istirahat sebelum masuk semester depan. Tetapi karena kurang kerjaan, aku jadi bingung sendiri. Kegiatanku cuma bangun tidur, main handphone, makan, dan tidur. Tidak ada yang lain. Mau ke kampus pun juga masih sepi, teman-teman masih pulang kampung. So, aku mau ngapain?  Hidup tanpa target membuatku seperti layang-layang yang terbang tanpa tujuan. Layang-layang hanya mengikuti angin. Ia tak terarah. Abstrak. Ya Tuhan, tolong bebaskan aku dari masalah ini. Target! Ya, aku harus punya target.
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post